Saturday, June 11, 2011

Andaikan di Indonesia hanya ada Hospital, bukan Rumah Sakit

Segelas kopi terhidang di pantry. "Terima kasih, Mas", tidak lupa saya ucapkan pada office boy yang menyeduhnya. Pintu belakang kantor saya buka agar bisa menikmati kopi sambil merokok; manajemen kantor tidak menyediakan smoking room.

"Sudah baca headline pagi ini?", tanya rekan yang baru bergabung di brandgang belakang kantor. Kami terlibat perbincangan seru dan menyenangkan seputar kabar headline di beberapa media massa terkemuka. Dengan tambahan 3 (tiga) orang yang datang, rasanya tidak cukup waktu untuk mencapai klimaks obrolan.

Thursday, June 2, 2011

"Simoncelli" Lewat, Untung Kita bukan Pedrosa

Hujan deras mengguyur Kota Parahyangan tepat sesaat saya tiba di depan kantor salah satu perusahaan swasta elektronik terkemuka Indonesia. Ada janji dengan sang mantan pacar, bersama-sama ke pasar  tradisional terdekat untuk membeli ikan segar. Anak saya yang baru 2 (dua) bulan dalam kandungan, perlu asupan gizi  natural yang baik bagi perkembangannya.

Sepeda motor saya parkirkan di tempat aman dan sesegera mungkin merapat ke beranda kantor. Satu setengah jam, kurang lebih, kami tertahan di ruang front office, menunggu redanya hujan. Beruntung sempat menikmati suguhan seperangkat audio-video yang sengaja di presentasikan untuk menunjukkan kualitas pelayanan dan produk alat-alat elektroniknya.